Mengerikan



Semalam aku tertidur untuk dua belas jam lamanya,
Bukan karena benar-benar mengantuk,
Hanya aku terlalu lelah memikirkan segala hal
Ada beberapa hal dalam pikiran ku sekarang,
Hanya beberapa hal dan tidak banyak,
Tetapi kali ini pekerjaan tidak bisa mengalihkan pikiran ku dari hal-hal itu,
Hal-hal yang membuat hati sakit dan kepala terasa nyeri.
Aku pikir dengan pergi jauh dari keramaian, hal-hal menyakitkan ini akan hilang.
Namun rasa itu tidak hilang, rasa sakit itu bersangkar kuat, dan menancapkan kuku-kukunya semakin dalam.
Rasa sakit itu perih menyengat saat disentuh sedikit saja,
Percuma saja berteriak keluar sana,
Dunia sudah terlalu hiruk pikuk dengan orang-orang hipokrit,
Suara-suara dengan frekuensi rendah tidak akan pernah terdengar,
Hanya akan memantul kembali ke dalam tanah,
Aku ingin pergi lebih jauh, pergi dengan segala pikiran yang carut marut ini.
Sekali ini, aku ingin membuktikan pujian yang orang-orang itu berikan,
Bahwa aku orang yang mengerikan dengan segala ego ku,
Sekali ini, aku ingin pergi dari lingkaran itu,
Aku ingin memberi makan ego ku yang selama ini sudah susah payah ku biarkan lapar,
Membiarkan mereka yang jadi lebih baik tanpa kehadiranku disana,
Entah kapan aku akan kembali,
Rasa-rasanya aku memang sedari awal tidak pantas untuk berada disisi orang-orang itu,
Aku tidak pernah menjadi orang yang cukup baik.
Hanya seorang aneh yang lahir di waktu yang salah.

Teminabuan, 
Suatu waktu di Tengah Juli. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

I quit my job. So, What?

Sepuluh Jam Menuju Garut (Edisi 2)