The Unforgettable Moments In The Journeys

alright, karena liburan yang sendu (alias ujan mulu) ini, akhirnya gw berinisiatif untuk menulis hal-hal yang berbau travelling lagi (selain karena nggak ada kerjaan dirumah). Beberapa hari terakhir ini, gw kepikiran sebuah moment yang ga sempet gue abadikan dalam kamera tapi sampe sekarang masih membekas di otak gue. Karena satu moment itu, gue keingetan moment-moment lainnya yang mungkin cuma terjadi seumur hidup sekali dan ga akan pernah terulang lagi, dan gue juga mau cerita kenapa moment-moment ini paling spesial dibandingkan yang lainnya.  

  • Bali, 2010 : Pulau ini adalah tempat paling bersejarah dalam hidup gue, karena disinilah gw mulai pertama kali yang namanya solo-traveling. Di bali juga, gw berkenalan dengan yang namanya 'backpacker' international, disini juga gw belajar "Wanita itu berhak dan bisa jalan-jalan sendirian.". Bali, pulau dewata yang dikenal dengan pantainya yang indah dan surga bawah launya tapi, justru bukan itu yang buat gw jatuh cinta sama pulau ini. Moment paling berkesan justru gw dapetin di daerah Ubud, waktu itu gw lagi rafting di sungai Ayung. Walaupun gw sekapal dengan 3 orang lainnya, tetapi ada saat dimana gw bener-bener menikmati kelok-kelok sungai ayung itu sendirian, air terjun yang sering ada disepanjang sungai itu kalo musim hujan, dan dari bawah tebing-tebing itu gw bisa liat hutan-hutan juga cottage-cottage mahal diatas sana.  Disini, di daerah ubud ini, gw bener-bener dalam waktu sepersekian menit itu bisa bilang, "gw harus punya rumah disini dan menetap disini."  
  • Gunung Gede, 2011: moment yang paling gue inget adalah ketika beberapa langkah  lagi gw sampai dikawasan kawah gunung gede, saat-saat terakhir summit dan seorang temen gw ngulurin tangannya sambil bilang "ayo lay, sedikiit lagi, udah puncak nih" (berhubung gue newbie waktu itu, jadi gue ga tau kalo masih harus ngelewatin jalur pasir dulu baru sampe di'puncak' hahaha)
  • Parangkusumo, Jogja, 2011: Disaat gue dan seorang teman perjalanan gue gagal melihat langit penuh bintang (karena langit mendung waktu itu), akhirnya kita berdua ngobrol dengan pemandangan laut gelap dan beberapa orang yang sedang kejawen. moment yang paling gue inget adalah ketika temen gw itu bilang, "Menurut gw, orang-orang yang being single dan ga cepet-cepet nyari pacar itu dewasa loh. Ya, lo kan pacaran niatnya untuk dapetin pasangan seumur hidup, dan kalo lo memiliki pertimbangan yang begitu banyak untuk mencari pasangan justru itu dewasa. buat apa gonta-ganti pacar kalo ujung-ujungnya ga ada yang bisa dijadiin pasangan seumur hidup?" kata-kata temen gue malam itu, entah kenapa 'jleb' banget, dan bantu gue untuk sedikit memecahkan misteri hidup gw *jieeeehh* 
  • Pulau Sebesi, 3 Jam perjalanan dari Krakatau: Disinilah gw memahami indahnya bawah laut itu. Sejauh ini, masih tempat ini yang terumbu karangnya paling bagus yang pernah gue liat. Moment yang paling gw inget adalah ketika gw sedikit menyelam (kira-kira 2,5 meter) gw mencoba gaya baru snorkling (hasil dari nonton TV edisi suku Bajau) yakni telentang di dalam air dan pelan-pelan naik keatas. Ini pertama kalinya gw bener-bener bisa ngelakuin ('teknik' itu) dengan benar dan gw bisa menikmati pilar-pilar cahaya yang masuk ke dalam laut. Hidup bener-bener tenang dibawah laut sana, sayangnya gw ga bisa nikmatin ini lama-lama, karena dalam waktu detik, gw udah sampe dipermukaan lagi. 
  • Galunggung, 2012 : Ditengah-tengah guyuran hujan tiada henti, gw melihat air terjun paling indah yang pernah gue liat seumur hidup. (detail lengkapnya udah ada jurnal galunggung). Saat ngeliat air terjun ini, gw sampe jongkok-jongkok depan warung supaya ga ketutupan tirai yang punya warung dan gw sambil menikmatinya dengan segelas teh manis hangat. Hidup ini indah bro!
  • Galunggung, 2012 : Disaat siang hari (ketika hujan mulai reda), gw nyetel lagu-lagu kesukaan gue dengan pemandangan tebing-tebing galunggung, dan gw duduk di tepian lerengnya, sendirian (temen seperjalanan yang dua lagi sedang asik pacaran soalnya). Waktu itu gw teriak-teriak ''woiiiiiii!'' berulangkali dan sekeras-kerasnya gw yang gue mau. satu kata: puas! hidup itu indah banget dan ini membuat gw semakin takut mati.
Source: http://image.shutterstock.com/
display_pic_with_logo/134581/134581,1199388697,2
/stock-photo-
two-men-running-on-the-beach-by-sunset-8217148.jpg
  • Karang Ranjang, Ujung Kulon. 2012: setelah 5 jam trekking melewati hutan ujung kulon, akhirnya gw tiba juga di Resort Karang Ranjang (jangan bayangin resort putri duyung). Sore itu kira-kira pukul 5, hampir semua tim sudah tiba di Karang Ranjang, dan teman-teman seperjalanan yang sampe 50-an itu langsung main-main air di Pantai Karang Ranjang. Sore itu gw jadi tempat penitipan barang beberapa orang dan lebih memilih duduk-duduk nikmatin sore hari yang tumben cerah itu ( I love Sunlight!). tapi akhirnya gw ga nyesel ga ikutan main air, karena gw melihat sebuah 'scene' yang akhirnya menginspirasi gw untuk buat tulisan ini. Di saat yang lain siap-siap mau balik ke basecamp, gw merhatiin dua orang teman seperjalanan gue waktu itu. sedikit-sedikit gw denger mereka ngobrol "sampe mana?", "sampe situ ya."(salah seorang nunjuk-nunjuk salah satu bagian pantai), terus ga lama mereka berdua adu lari. Damn! Andai aja gw sutradara, udah gw suruh ulang lagi tuh dua orang buat lari. Di sebuah pantai yang sepi (ga sepi-sepi amat juga sih kan kita ber-50 hahaha), matahari hampir tenggelam, dan dua orang anak manusia itu adu lari. Ini 'scene' film-film banget deh. Gw merasa waktu itu slow motion banget nonton 'scene' itu, sinar matahari buat bayangan dua orang itu jadi backlight dan buat efek dramatis, dan sialnya hp gw (satu-satunya benda yang bisa dianggap camera digital gue) mati! Padahal gw ga pernah liat orang adu lari di pantai yang efeknya se-dramatis itu dan masih keingetan sampe sekarang hahaha. 
  • Pulau Peucang, 2012: Gw ngeliat lumba-lumba lompat! dan itu cuma sepersekian detik, dan itu di Pulau Peucang!
  • Karang Ranjang, 2012: Melihat tiga kali bintang jatuh dan bintang yang super banyak dilangit. 
That's it, moment-moment yang masih membekas di memori gw yang cukul lapuk ini sampe sekarang. Gw nulis hal-hal ini sekarang, lebih karena gw takut suatu hari nanti disaat gw udah beruban dan lemes diatas tempat tidur rumah sakit hal yang gw bisa inget cuma 'sedih'nya dunia aja, padahal gw pernah mengalami hal-hal diatas, hal -hal yang bisa dibilang rekaman paling indah dalam hidup gw (sejauh 19 tahun ini). Dan seperti sebuah pepatah yang pernah gw baca, "hal yang paling sedih bukanlah disaat kita tidak memiliki teman untuk berbagi kesedihan, tetapi disaat kita bahagia tidak ada teman untuk berbagi kebahagian itu." dan oleh karena itu, selagi gw masih bisa menulis hal-hal membahagiakan ini gw mau orang-orang yang (sudi) mampir ke blog gw ikut 'sedikit' merasakan apa yang gw rasakan.



















Komentar

  1. wow! Kakak keren bgt deh gue juga pengen jadi backpacker tp selalu berbenturan sama status cewek yg gak boleh pergi jauh2 sendirian.
    Btw Galunggung keren ya? Blm pernah ke sana, padahal kan deket dr Ciamis :p

    BalasHapus
  2. Uli ternyata suka jalan ya ^^
    Emang iya sih, dalam perjalanan pasti ada momen yang ga terlupa.
    Kadang perjalanan juga ada soundtracknya hehe.

    Oh iya, ini Una. :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

I quit my job. So, What?

23 Hari Flores (1)

Terima Kasih, Mantan!